додому Без рубрики Koin “Piala Pelangi” Celtic Berusia 2.200 Tahun yang Digali di Jerman Menjelaskan...

Koin “Piala Pelangi” Celtic Berusia 2.200 Tahun yang Digali di Jerman Menjelaskan Perdagangan Kuno

Koin “Piala Pelangi” Celtic Berusia 2.200 Tahun yang Digali di Jerman Menjelaskan Perdagangan Kuno

Penemuan seorang ahli detektor logam di Saxony, Jerman, telah menghasilkan penemuan yang luar biasa: koin emas berusia 2.200 tahun, yang diidentifikasi sebagai “cangkir pelangi”. Koin ini penting tidak hanya karena usianya tetapi juga karena merupakan contoh langka mata uang Celtic yang diimpor di wilayah yang dianggap di luar wilayah pemukiman khas Celtic.

Apa itu Koin “Piala Pelangi”?

Koin unik ini, yang dikenal sebagai “regenbogenschüsselchen” dalam bahasa Jerman, diterjemahkan menjadi “mangkuk jari pelangi kecil”, diberi nama berdasarkan bentuknya yang melengkung dan takhayul Celtic kuno bahwa harta karun dapat ditemukan di tempat pelangi menyentuh tanah. Dibuat oleh bangsa Celtic – suku pejuang yang menghuni daratan Eropa dan terkenal menjarah Roma – cangkir pelangi menawarkan hubungan nyata dengan budaya dan perekonomian mereka. Koin yang baru ditemukan, dijuluki Piala Pelangi Gundorf setelah ditemukan di dekat Leipzig, hanyalah koin Celtic ketiga yang pernah ditemukan di Saxony.

Detail Piala Pelangi Gendorf

Piala Pelangi Gundorf, yang beratnya hanya 2 gram (kira-kira setara dengan berat satu sen AS), dalam kondisi sangat baik, digambarkan sebagai “hampir mint.” Desainnya menampilkan kepala rusa jantan (atau hewan serupa) bergaya di satu sisi, dan di sisi lain, cincin leher terbuka dengan ujung menebal—mungkin gambaran obor Celtic, sejenis kalung – di samping bintang dengan sudut membulat dan bola.

Mengungkap Gambaran Perdagangan Kuno

Pelestarian yang luar biasa dan kelangkaan temuan ini menunjukkan bahwa temuan ini kemungkinan besar merupakan simbol status atau penyimpan nilai, dan bukan mata uang yang secara aktif digunakan dalam transaksi sehari-hari. Penemuan ini, dikombinasikan dengan temuan baru-baru ini di tempat lain di Jerman, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan perdagangan yang luas antara bangsa Celtic dan masyarakat berbahasa Jerman sebelum invasi Romawi.

Penemuan Terkini dan Signifikansinya

Beberapa cangkir pelangi telah muncul di Jerman selama beberapa tahun terakhir, memperkuat tren yang sedang berkembang ini:

  • 2021: Para arkeolog menemukan tumpukan 41 cangkir pelangi polos di Brandenburg, yang menunjukkan adanya hubungan perdagangan meskipun bangsa Celtic tidak mendiami wilayah tersebut.
  • 2023: Sebuah cangkir berhias pelangi ditemukan di Bavaria, kemungkinan hilang oleh seorang pelancong di sepanjang jalan kuno.

Implikasinya terhadap Pemahaman Hubungan Celtic-Jerman

Piala Pelangi Gundorf, meskipun berbentuk satu koin, memberikan bukti lebih lanjut tentang kontak dan hubungan rutin antara bangsa Celtic dan penduduk Saxony lebih dari dua milenium yang lalu. Penemuan ini menantang asumsi sebelumnya mengenai luasnya pengaruh Celtic secara geografis dan menyoroti pentingnya perdagangan dalam mendorong pertukaran budaya di seluruh Eropa pada zaman dahulu.

Exit mobile version