Gerhana bulan total yang terjadi pada 3 Maret 2026 akan menjadi gerhana bulan terakhir yang terlihat di berbagai belahan dunia selama hampir tiga tahun. Pengamat di Asia Timur, Australia, Pasifik, dan Amerika Utara bagian barat akan menyaksikan bulan purnama – yang sering disebut “Worm Moon” – menjadi gelap hingga berwarna tembaga kemerahan selama 58 menit saat melewati bayangan Bumi.
Mengapa Ini Penting: Penyelarasan Langka
Gerhana ini terkenal bukan hanya karena keindahannya, namun karena menandai dimulainya tidak adanya gerhana bulan total dalam jangka waktu yang lama. Orbit bulan tidak sejajar sempurna dengan bayangan bumi setiap bulannya; gerhana hanya terjadi selama “musim gerhana” tertentu ketika matahari, bumi, dan bulan hampir berada pada satu garis lurus. Meski begitu, efek “bulan darah” yang penuh dan dramatis memerlukan penyelarasan yang tepat yang tidak akan terjadi lagi hingga Malam Tahun Baru 2028.
Pengertian Gerhana Bulan: Total, Parsial, dan Penumbral
Gerhana bulan terjadi ketika bulan purnama berpindah ke bayangan bumi. Bayangan ini memiliki dua bagian:
- Umbra: Bagian tengah bayangan yang gelap, yang menyebabkan gerhana total ketika seluruh bulan melewatinya. Warna merah yang dihasilkan disebabkan oleh sinar matahari yang menembus atmosfer bumi.
- Penumbra: Bagian terluar bayangan yang lebih terang, yang menyebabkan peredupan bulan lebih redup saat gerhana penumbra.
Gerhana sebagian terjadi ketika hanya sebagian bulan yang memasuki umbra. Gerhana tanggal 3 Maret akan mencakup semua fase: penumbra, sebagian, dan total, yang berlangsung selama lima jam dari awal hingga akhir.
Kekeringan Gerhana yang Akan Datang: 2026-2028
Setelah 3 Maret 2026, tidak ada gerhana bulan total yang terlihat selama 34 bulan. Meskipun gerhana sebagian dan penumbra masih akan terjadi, dampak visualnya tidak terlalu mencolok seperti “bulan darah” purnama. Urutan gerhana selanjutnya adalah:
- Agustus 28 Agustus 2026: Gerhana sebagian dalam (cakupan umbra 93%).
- Februari. 20 Agustus 2027: Gerhana penumbra.
- 18 Juli 2027: Gerhana penumbra.
- Agustus 17 Agustus 2027: Gerhana penumbra.
- Januari 12 Agustus 2028: Gerhana sebagian dangkal.
- 6 Juli 2028: Gerhana sebagian (cakupan umbra 39%).
Kembalinya Totalitas: 2028-2029
Kekeringan gerhana berakhir secara dramatis pada akhir tahun 2028 dengan tetrad—tiga gerhana bulan total dalam setahun:
- Des. 31 Agustus 2028: Gerhana total (total 71 menit) terlihat dari Afrika, Eropa, Asia, Australia, Kanada, dan Alaska.
- 26 Juni 2029: Gerhana total (total 102 menit) terlihat dari Amerika, Eropa Barat, dan Afrika.
- Des. 20 Agustus 2029: Gerhana total (total 54 menit) terlihat dari Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan Asia.
Pergeseran keselarasan orbit bulan akan membawa bulan purnama kembali ke posisi yang lebih dalam dengan bayangan bumi, sehingga menjamin terjadinya gerhana total yang spektakuler di tahun-tahun mendatang.
Singkatnya, gerhana 3 Maret 2026 ini merupakan kesempatan terakhir untuk menyaksikan gerhana bulan yang benar-benar dramatis hingga akhir tahun 2028, ketika serangkaian peristiwa spektakuler akan kembali terjadi di langit malam.

















