Perayapan Tangan Robot yang Dapat Dilepas untuk Mengambil Objek

5

Para insinyur telah mengembangkan tangan robot unik yang mampu melepaskan diri dari lengannya dan merangkak secara mandiri untuk mengumpulkan benda-benda di ruang sempit atau berbahaya. Perangkat tersebut, yang dirinci dalam studi tanggal 20 Januari di Nature Communications, menggabungkan manipulasi dan penggerak dalam satu sistem tunggal yang sangat mudah beradaptasi.

Masalah Robotika Tradisional

Robotika saat ini sering kali memisahkan genggaman dan gerakan ke dalam fungsi yang berbeda. Hal ini membatasi keefektifannya dalam skenario ketika akses dibatasi atau intervensi manusia tidak aman. Bayangkan saja mengambil alat yang terjatuh di bawah alat berat, memeriksa bangunan yang runtuh setelah bencana, atau menjelajahi ruang terbatas di lingkungan industri. Lengan manusia tidak selalu dapat dijangkau, dan robot bertubuh penuh mungkin terlalu besar.

Desain baru ini memecahkan masalah ini dengan membiarkan tangan itu sendiri bertindak sebagai unit bergerak. Itu dapat melepaskan, menavigasi, menangkap, dan kembali, menyederhanakan prosesnya.

Cara Kerja: Ketangkasan yang Dapat Dibalik

Inovasi utama tangan robot ini adalah fungsinya yang dapat dibalik. Tidak seperti tangan manusia (atau kebanyakan robot gripper), perangkat ini dapat menggenggam objek dari kedua sisi. Setiap jari ditekuk ke dua arah, sehingga tidak perlu memutar pergelangan tangan untuk mengubah orientasi genggaman.

Hal ini dicapai melalui sambungan ringan yang dicetak 3D yang ditenagai oleh motor listrik kecil, yang dilapisi dengan silikon lembut untuk meningkatkan gesekan. Tangannya dapat memegang hingga empat benda secara bersamaan, bahkan merangkak melintasi permukaan sambil membawanya di “punggungnya”.

Terinspirasi oleh Alam

Desainnya mengambil petunjuk dari alam, terutama kemampuan gurita untuk bergerak dengan lengannya dan kaki depan belalang sembah yang memiliki dua fungsi. Biomimikri ini memungkinkan pergerakan dan manipulasi yang efisien tanpa mengorbankan ketangkasan. Tim di Swiss Federal Technology Institute of Lausanne (EPFL) mencatat bahwa tangan alami memiliki keterbatasan—seperti gerakan pergelangan tangan yang canggung saat meraih ke belakang objek—yang tidak dapat dihindari oleh desain mereka.

Pemasangan Kembali Jepret dan Kunci

Tangan tersebut disambungkan kembali ke lengan robot melalui sistem “snap-and-lock” magnetik yang diamankan dengan baut kecil yang digerakkan oleh motor. Prosesnya cepat, andal, dan memungkinkan tangan melakukan transisi mulus antara pengoperasian independen dan tertambat.

Selain Aplikasi Industri

Meskipun awalnya dikembangkan untuk keperluan industri dan eksplorasi, para peneliti menyarankan penerapan potensial dalam prostetik atau augmentasi manusia. Kemampuan otak yang ditunjukkan untuk beradaptasi dengan anggota tubuh robot tambahan membuka kemungkinan perluasan kemampuan manipulasi. Ini bukanlah fokus langsung, namun desain simetris dan dapat dibalik dapat bermanfaat dalam lingkungan khusus di mana pengguna membutuhkan lebih dari fungsi manusia standar.

Perangkat ini mewakili langkah signifikan menuju robotika yang benar-benar dapat beradaptasi dengan batasan lingkungan dunia nyata. Ini bukan hanya tentang membangun robot yang lebih kuat; ini tentang membangun yang lebih cerdas.

попередня статтяPil Wegovy Disetujui: Yang Perlu Anda Ketahui