Inggris Baru Saja Pecahkan Rekornya di Bulan Juni

15

Inggris tidak hanya menjadi panas. Itu meleleh.

Menurut data sementara dari Met Office, bulan lalu merupakan bulan Juni terpanas dalam sejarah Inggris. Untuk Inggris secara keseluruhan, negara ini menduduki peringkat kedua. Namun yang kedua terasa hampa ketika termometer hampir tidak turun di bawah titik demam.

Suhu rata-rata mencapai 17,1°C. Itu hampir tiga derajat di atas rata-rata. Dan bukan hanya matahari tengah hari yang terik. Saat itu malam hari. Malam tropis yang sering terjadi, saat suhu tidak mau turun di bawah 20°C, membuat panas terus menyelimuti semua orang. Tidur menjadi olahraga ketahanan.

Angka tersebut bukan kesalahan pembulatan. Itu adalah rekor.

Lalu tibalah puncaknya. Pada hari Jumat tanggal 26 Juni, suhu merkuri di Lingwood, Norfolk melonjak hingga 37,7°C. Lebih dari 100 derajat.

Rekor sebelumnya adalah 35,6°C. Berlatar belakang tahun 1957. Disamakan pada tahun 1976 saat gelombang panas semua orang masih membicarakannya seperti cerita hantu. Kami menghancurkannya.

Bukan hanya hangat. Itu berbahaya. Peringatan panas ekstrem berwarna merah yang jarang terjadi menyelimuti sebagian wilayah Inggris dan Wales. Tiga hari berturut-turut di Inggris bagian timur. Sebuah pukulan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Wales juga tidak bermain kecil. Cardiff mengalami suhu 35,9°C pada tanggal 25 Juni. Hari terpanas yang pernah tercatat. Melewati batas suhu lama yaitu 33,9°C. Irlandia Utara mencapai suhu tertinggi pada bulan Juni, dengan suhu 30,8°C di Castlederg.

Mengapa itu penting? Karena kenyamanan sedang terkikis. Musim sedang berganti di bawah kaki kita sementara kita mencoba mengingat bagaimana tetap sejuk.